Baru membuat blog di Blogger dan ingin langsung menulis artikel? Sebaiknya jangan terburu-buru. Ada beberapa pengaturan dasar yang perlu diperiksa terlebih dahulu agar blog lebih siap digunakan, mudah dikelola, dan dapat ditemukan oleh mesin pencari.
Blogger memang menyediakan banyak pengaturan secara otomatis. Namun, bukan berarti semua pengaturan bawaan sudah sesuai untuk setiap kebutuhan. Ada pengaturan yang berkaitan dengan identitas blog, privasi, keamanan HTTPS, komentar, SEO, hingga feed yang perlu dipahami sejak awal.
Dalam tutorial ini, saya akan membahas cara setting Blogger yang benar di 2026, khususnya untuk pemula yang ingin membangun blog publik berisi artikel, tutorial, maupun konten informatif. Seluruh pengaturan dapat ditemukan melalui Dashboard Blogger > Settings (Setelan). Nama menu mungkin sedikit berbeda tergantung bahasa antarmuka yang digunakan.
1. Basic: Mengatur Identitas Blog
Bagian Basic atau Dasar merupakan tempat mengatur informasi utama blog. Meskipun terlihat sederhana, bagian ini penting karena membantu pengunjung mengenali identitas website yang sedang mereka kunjungi.
Title (Judul Blog)
Gunakan judul yang singkat, jelas, dan mudah diingat. Idealnya, judul mencerminkan nama atau identitas blog, bukan sekadar kumpulan kata kunci. Misalnya, jika kamu membuat blog bernama FajriLab yang berfokus pada template dan tutorial Blogger, cukup gunakan:
FajriLab
Tidak perlu memaksakan judul panjang seperti "Download Template Blogger Gratis Terbaik SEO Responsive Tercepat" hanya untuk mengejar kata kunci. Identitas yang konsisten akan lebih mudah digunakan untuk membangun branding dalam jangka panjang.
Description (Deskripsi Blog)
Deskripsi blog digunakan untuk menjelaskan topik utama website secara singkat. Contohnya:
FajriLab berbagi template Blogger gratis, widget, tutorial, dan sumber daya untuk membangun blog modern.
Buat deskripsi yang natural dan relevan. Hindari pengulangan kata kunci yang tidak perlu. Deskripsi pada bagian Basic berbeda dari pengaturan Search Description yang akan kita bahas pada bagian Meta Tags.
Blog Language (Bahasa Blog)
Jika sebagian besar artikel menggunakan bahasa Indonesia, pilih Indonesian - Indonesia. Gunakan bahasa yang sesuai dengan konten utama blog. Pengaturan ini tidak otomatis menerjemahkan artikel ke bahasa lain.
Adult Content (Konten Dewasa)
Untuk blog umum seperti tutorial, teknologi, pendidikan, atau informasi, biarkan pengaturan ini OFF. Aktifkan jika blog memang memuat konten dewasa yang perlu diberi peringatan sesuai ketentuan Blogger.
Google Analytics Measurement ID
Google Analytics digunakan untuk membantu memahami aktivitas pengunjung, seperti jumlah pengguna, halaman yang dibuka, dan sumber traffic. Jika ingin memasangnya, buat properti Google Analytics terlebih dahulu melalui Google Analytics.
Untuk Google Analytics 4, Measurement ID biasanya memiliki format seperti:
G-XXXXXXXXXX
Pastikan cara pemasangannya sesuai dengan dukungan template dan integrasi Blogger yang digunakan. Pada template khusus, pemasangan mungkin perlu dilakukan melalui kode tema atau konfigurasi tersendiri. Jangan memasang kode pelacakan yang sama dua kali karena dapat menyebabkan pencatatan data yang tidak sesuai.
Favicon
Favicon adalah ikon kecil yang dapat muncul pada tab browser, bookmark, atau bagian antarmuka lainnya. Gunakan ikon sederhana yang tetap mudah dikenali dalam ukuran kecil. Untuk hasil yang baik, siapkan gambar persegi dengan kualitas dan ukuran yang sesuai persyaratan Blogger.
2. Privacy: Mengizinkan Blog Ditemukan Google
Pada bagian Privacy atau Privasi, terdapat pengaturan yang sangat penting untuk blog publik.
Visible to Search Engines
Jika blog ditujukan untuk pembaca umum dan ingin ditemukan melalui Google Search, gunakan:
Visible to Search Engines: ON
Pengaturan ini mengizinkan blog tersedia untuk ditemukan mesin pencari. Namun, mengaktifkannya bukan jaminan blog langsung terindeks atau mendapatkan pengunjung dari Google.
Mesin pencari tetap perlu menemukan, merayapi, dan memproses halaman sebelum memutuskan apakah halaman tersebut layak ditampilkan dalam hasil pencarian. Jika blog masih bersifat pribadi atau belum ingin dipublikasikan, pengaturannya bisa berbeda.
3. Publishing: Mengatur Alamat Blog
Bagian Publishing digunakan untuk mengelola alamat website Blogger.
Blog Address
Secara default, Blogger memberikan alamat dengan subdomain Blogspot, misalnya:
namablog.blogspot.com
Alamat Blogspot dapat digunakan untuk membuat blog profesional tanpa harus membeli domain khusus. Jika suatu saat ingin memakai domain sendiri, seperti namablog.com, Blogger menyediakan pengaturan Custom Domain. Menggunakan domain berbayar bukan persyaratan mutlak untuk membuat blog berkualitas atau agar halaman dapat ditemukan Google.
Custom Domain
Biarkan kosong jika masih menggunakan Blogspot. Jika ingin memakai domain sendiri, ikuti petunjuk pengaturan DNS yang diberikan Blogger. Pastikan proses verifikasi domain berhasil sebelum menganggap konfigurasi selesai.
4. HTTPS: Mengamankan Koneksi Blog
HTTPS membantu melindungi koneksi antara browser pengunjung dan website melalui enkripsi. Pada alamat Blogspot, HTTPS sudah didukung oleh Blogger. Untuk domain khusus, ketersediaan HTTPS perlu dipastikan setelah domain dikonfigurasi.
HTTPS Redirect
Rekomendasi:
HTTPS Redirect: ON
Dengan HTTPS Redirect aktif, pengunjung yang mencoba membuka alamat HTTP akan diarahkan ke HTTPS apabila pengaturan tersebut tersedia. Hal ini membantu menjaga konsistensi penggunaan alamat website yang aman. Jika menggunakan domain khusus, periksa juga apakah resource tambahan seperti gambar, JavaScript, dan CSS dimuat melalui koneksi HTTPS.
5. Permissions: Mengatur Penulis dan Administrator
Bagian Permissions berfungsi untuk mengatur siapa saja yang memiliki akses untuk mengelola atau membaca blog.
Blog Admins and Authors
Jika blog dikelola sendiri, satu akun administrator sudah cukup untuk memulai. Apabila ingin mengundang penulis lain, kamu bisa menggunakan fitur Invite More Authors.
Perhatikan bahwa administrator dan penulis memiliki tingkat akses yang berbeda. Administrator dapat mengelola pengaturan penting blog, sehingga akses tersebut sebaiknya hanya diberikan kepada orang yang benar-benar dipercaya.
Untuk keamanan, aktifkan verifikasi dua langkah pada akun Google yang digunakan mengelola Blogger.
Reader Access
Untuk blog yang ingin dibaca siapa saja, pilih:
Reader Access: Public
Jika membuat blog pribadi, dokumentasi internal, atau blog dengan pembaca terbatas, kamu bisa memilih opsi akses yang lebih sesuai.
6. Posts: Mengatur Tampilan dan Fitur Postingan
Bagian Posts mengatur beberapa perilaku dasar artikel yang ditampilkan di Blogger.
Max Posts Shown on Main Page
Pengaturan ini menentukan jumlah maksimal postingan yang ditampilkan pada halaman utama. Untuk blog artikel biasa, kamu bisa memulai dengan:
Max Posts Shown on Main Page: 8
Angka delapan bukan aturan SEO, melainkan titik awal yang cukup praktis untuk tampilan blog dengan daftar artikel. Jika menggunakan template khusus dengan fitur load more, infinite scroll, atau daftar artikel berbasis JavaScript, sesuaikan jumlahnya dengan cara kerja template tersebut.
Archive Frequency
Untuk blog yang rutin menerbitkan artikel, opsi Monthly dapat digunakan sebagai pengelompokan arsip berdasarkan bulan. Pengaturan ini bukan faktor yang secara langsung menentukan peringkat Google.
Post Template
Post Template adalah fitur untuk membuat struktur konten yang akan otomatis muncul ketika membuka editor postingan baru. Misalnya, kamu bisa menyiapkan kerangka artikel:
<p>Paragraf pembuka artikel.</p>
<h2>Pembahasan Utama</h2>
<p>Isi pembahasan.</p>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>Penutup artikel.</p>
Fitur ini bersifat opsional, tetapi cukup membantu jika kamu ingin menjaga konsistensi penulisan.
Image Lightbox
Jika menggunakan template Blogger standar, fitur Image Lightbox dapat diaktifkan agar gambar bisa dibuka dalam tampilan yang lebih besar ketika diklik. Namun, jika template sudah mempunyai lightbox khusus, periksa terlebih dahulu agar tidak terjadi konflik atau tampilan ganda.
Lazy Load Images
Jika opsi ini tersedia, lazy loading dapat membantu menunda pemuatan gambar yang belum diperlukan pada area tampilan awal. Namun, jangan menganggap semua gambar harus menggunakan lazy loading.
Gambar utama yang menjadi kandidat Largest Contentful Paint (LCP) sebaiknya tidak ditunda pemuatannya. Untuk panduan lebih lanjut, kamu bisa membaca artikel FajriLab mengenai optimasi gambar Blogger.
WebP Image Serving
Apabila Blogger menyediakan opsi WebP Image Serving, kamu dapat mengaktifkannya untuk membantu penyajian gambar dengan format yang efisien. Meski demikian, tetap lakukan pemeriksaan pada gambar yang ditampilkan. Format WebP bukan pengganti proses memilih resolusi, ukuran file, dan kualitas gambar yang sesuai.
7. Comments: Mengatur Komentar agar Tidak Dipenuhi Spam
Komentar dapat menjadi tempat diskusi yang bermanfaat antara pembaca dan pemilik blog. Namun, komentar juga sering menjadi sasaran spam, terutama pada blog yang mulai mendapatkan traffic.
Comment Location
Jika ingin mengaktifkan komentar, pilih:
Comment Location: Embedded
Opsi ini memungkinkan kolom komentar ditampilkan bersama halaman postingan. Jika blog tidak membutuhkan komentar, kamu bisa memilih Hide. Pilihan ini tidak menghapus komentar lama.
Who Can Comment?
Untuk blog pemula yang ingin mengurangi komentar anonim, saya menyarankan:
Who Can Comment: Users with Google Accounts
Pengaturan ini membantu membatasi komentar anonim, walaupun tidak sepenuhnya menghilangkan kemungkinan spam. Jika ingin membuka diskusi lebih luas, kamu bisa memilih opsi Anyone, termasuk pengguna anonim.
Comment Moderation
Saya menyarankan menggunakan moderasi komentar untuk blog yang baru berkembang.
Comment Moderation: Always
Dengan pengaturan ini, komentar perlu disetujui sebelum tampil secara publik. Jika volume komentar nantinya semakin besar, pengaturan dapat disesuaikan kembali.
Reader Comment Captcha
Captcha dapat membantu mengurangi komentar otomatis, tetapi juga menambah langkah bagi pembaca yang ingin berkomentar. Gunakan sesuai kebutuhan. Blogger dapat tetap meminta verifikasi pada kondisi tertentu meskipun opsi captcha dinonaktifkan.
Comment Form Message
Kamu dapat menambahkan pesan singkat sebagai panduan untuk pembaca.
Contohnya:
Silakan berkomentar sesuai topik artikel.
Komentar spam dan promosi tidak relevan
dapat dihapus tanpa pemberitahuan.
8. Email: Periksa Pengaturan Notifikasi
Bagian Email digunakan untuk berbagai kebutuhan notifikasi dan fitur posting melalui email. Jika kamu tidak menggunakan fitur posting melalui email, biarkan dalam keadaan nonaktif. Untuk notifikasi komentar atau undangan, sesuaikan dengan kebutuhan agar tidak terlalu banyak email yang masuk.
Hindari mengaktifkan fitur yang tidak kamu gunakan, terutama fitur yang berkaitan dengan pengiriman konten secara otomatis.
9. Formatting: Atur Zona Waktu dan Format Tanggal
Bagian Formatting sering dianggap tidak penting, padahal pengaturan ini memengaruhi bagaimana waktu dan tanggal ditampilkan pada blog.
Time Zone
Pilih zona waktu sesuai lokasi atau kebutuhan penerbitan. Untuk pengguna di Jakarta dan wilayah WIB, gunakan:
(GMT+07:00) Jakarta
Jika kamu tinggal di wilayah WITA atau WIT, gunakan zona waktu yang sesuai.
Date Header Format
Gunakan format tanggal yang mudah dipahami pembaca. Misalnya:
16 Oktober 2026
Format tanggal tidak harus dibuat rumit. Yang lebih penting adalah konsistensi dan kejelasan informasinya.
Timestamp Format
Gunakan format waktu sesuai kebutuhan blog, misalnya format 24 jam untuk pembaca Indonesia.
Comment Timestamp Format
Sesuaikan format waktu komentar agar konsisten dengan tampilan website secara keseluruhan.
10. Meta Tags: Aktifkan Search Description
Bagian Meta Tags merupakan salah satu pengaturan penting ketika menyiapkan blog untuk pencarian organik.
Enable Search Description
Rekomendasi:
Enable Search Description: ON
Setelah diaktifkan, isi deskripsi penelusuran utama yang menjelaskan isi blog.
Contoh:
FajriLab berbagi template Blogger gratis,
widget, tutorial SEO, dan sumber daya
untuk pengembangan blog modern.
Usahakan deskripsi tetap ringkas, informatif, dan natural.
Ketika membuat artikel baru, kamu juga dapat mengisi Search Description khusus untuk artikel tersebut. Saya biasanya menyarankan panjang sekitar 120–150 karakter sebagai panduan praktis, bukan sebagai batas wajib Google. Google dapat memilih atau memotong cuplikan hasil pencarian berdasarkan perangkat dan kueri pengguna.
Perlu diingat, meta description bukan jaminan kenaikan peringkat. Fungsinya terutama membantu menjelaskan halaman kepada calon pembaca dalam hasil pencarian.
11. Errors and Redirects: Siapkan Halaman 404
Bagian Errors and Redirects dapat digunakan untuk menangani alamat halaman yang tidak ditemukan serta URL yang berubah.
Custom 404
Kamu bisa membuat pesan sederhana untuk pengunjung yang membuka halaman yang tidak tersedia.
Contoh:
Halaman yang kamu cari tidak ditemukan.
Silakan kembali ke halaman utama atau
gunakan fitur pencarian untuk menemukan
artikel lainnya.
Jika template sudah memiliki halaman 404 khusus, periksa hasilnya terlebih dahulu sebelum menambahkan pesan lain.
Custom Redirects
Fitur ini berguna ketika sebuah artikel dipindahkan ke URL baru. Misalnya, kamu ingin mengalihkan:
/2026/10/tutorial-lama.html
ke:
/2026/10/tutorial-baru.html
Gunakan pengalihan permanen jika perpindahan URL memang bersifat permanen.
Namun, jangan mengalihkan semua halaman yang tidak ditemukan ke homepage. Pengalihan sebaiknya menuju halaman pengganti yang benar-benar relevan.
12. Crawlers and Indexing: Jangan Sembarangan Mengubah Robots
Bagian Crawlers and Indexing termasuk pengaturan yang paling sering disalahpahami pengguna Blogger pemula. Banyak tutorial lama menyarankan menyalin konfigurasi robots.txt tertentu dengan klaim dapat membuat blog lebih cepat terindeks.
Padahal, konfigurasi yang salah justru dapat menghalangi mesin pencari mengakses bagian penting website.
Enable Custom robots.txt
Untuk pengguna baru yang belum memiliki kebutuhan teknis khusus, rekomendasi saya adalah:
Enable Custom robots.txt: OFF
Blogger sudah menyediakan penanganan robots.txt bawaan. Tidak ada keharusan membuat robots.txt sendiri hanya karena sedang mengoptimalkan SEO. Jika kelak membutuhkan aturan perayapan khusus, pahami dahulu konsekuensi setiap aturan sebelum mengaktifkannya.
Enable Custom Robots Header Tags
Rekomendasi awal:
Enable Custom Robots Header Tags: OFF
Pengaturan ini bersifat lanjutan dan sebaiknya digunakan hanya ketika kamu memahami halaman mana yang ingin diindeks atau dibatasi. Jangan mengikuti konfigurasi massal seperti memberi tag noindex atau nofollow tanpa memahami dampaknya. Terutama, jangan sampai artikel utama yang seharusnya muncul di Google justru tidak diizinkan untuk diindeks.
Google Search Console
Setelah blog siap dipublikasikan, buka Google Search Console dan pastikan properti blog dapat dikelola melalui akunmu. Search Console membantu memantau status pengindeksan, performa pencarian, sitemap, dan berbagai masalah teknis yang terdeteksi Google.
Untuk blog dengan alamat Blogspot, kamu bisa memeriksa sitemap melalui alamat seperti:
https://namablog.blogspot.com/sitemap.xml
Ganti namablog dengan alamat blog milikmu dan pastikan sitemap tersebut dapat diakses. Setelah sitemap berhasil ditambahkan, Google tetap memerlukan waktu untuk memproses dan menemukan halaman. Mengirim sitemap tidak menjamin semua artikel langsung diindeks.
13. Monetization: Tidak Perlu Memaksakan Ads.txt Sejak Awal
Bagian Monetization digunakan untuk konfigurasi monetisasi tertentu, termasuk Custom ads.txt. Jika blog masih baru dan belum menggunakan jaringan iklan yang membutuhkan ads.txt, kamu tidak perlu mengaktifkannya hanya karena mengikuti tutorial.
Jika nantinya menggunakan Google AdSense atau jaringan iklan lainnya, ikuti instruksi ads.txt resmi yang diberikan penyedia layanan tersebut. Jangan menyalin publisher ID atau kode ads.txt milik website lain.
Perlu diketahui bahwa mengaktifkan Custom ads.txt bukan persyaratan agar sebuah blog bisa mulai ditulis atau ditemukan Google.
14. Manage Blog: Jangan Lupa Backup Konten
Bagian Manage Blog menyediakan beberapa fungsi pengelolaan, seperti impor dan pencadangan konten.
Back Up Content
Gunakan fitur ini secara berkala untuk menyimpan salinan postingan dan komentar blog. Cadangan konten berbeda dengan cadangan tema XML. Karena itu, idealnya kamu menyimpan keduanya. Terutama sebelum melakukan perubahan besar pada struktur blog, migrasi domain, atau penggantian template.
Import Content
Fitur ini digunakan untuk mengimpor konten blog dari file yang didukung Blogger. Gunakan dengan hati-hati agar tidak menghasilkan postingan duplikat.
Remove Your Blog
Jangan menggunakan fitur ini untuk sekadar menghapus postingan atau mengganti template. Fitur Remove Your Blog digunakan untuk menghapus blog dan dapat berdampak pada seluruh konten yang ada di dalamnya.
15. Site Feed: Pengaturan yang Sering Terlewat
Feed memungkinkan aplikasi atau layanan lain menerima informasi mengenai postingan terbaru dari blog. Di Blogger, feed juga dapat digunakan oleh beberapa widget atau fitur template untuk mengambil daftar artikel.
Allow Blog Feed
Blogger menyediakan beberapa pilihan, antara lain Full, Until Jump Break, Short, None, dan Custom. Untuk blog biasa yang tidak membutuhkan seluruh konten artikel dalam feed, opsi Short dapat dipertimbangkan.
Namun, jika template menggunakan feed Blogger untuk mengambil judul, thumbnail, daftar artikel, atau konten tertentu, pengaturan feed perlu disesuaikan dengan kebutuhan template. Beberapa fitur template mungkin membutuhkan feed Full atau konfigurasi khusus agar bekerja sebagaimana mestinya.
Karena itu, saya tidak menyarankan semua pengguna langsung memilih Short atau None tanpa memeriksa dokumentasi template terlebih dahulu.
Post Feed Redirect URL
Biarkan kosong jika kamu tidak menggunakan layanan pengalihan feed eksternal.
Post Feed Footer
Pengaturan ini bersifat opsional dan dapat digunakan untuk menambahkan konten tertentu pada bagian akhir feed.
16. General: Pengaturan Tambahan
Pada bagian General, kamu bisa menemukan pengaturan yang berkaitan dengan penggunaan fitur Blogger dalam versi tertentu dan profil pengguna.
Use Blogger Draft
Bagi pemula yang menginginkan pengalaman stabil, saya menyarankan menggunakan versi Blogger biasa terlebih dahulu. Aktifkan Blogger Draft hanya jika kamu memang ingin mencoba fitur yang masih dalam tahap pengujian.
User Profile
Lengkapi profil dengan nama penulis dan informasi yang sesuai dengan identitas blog. Jika blog digunakan untuk membangun portofolio atau kredibilitas profesional, informasi penulis yang jelas dapat membantu pembaca memahami siapa yang membuat konten.
17. Ringkasan Setting Blogger yang Direkomendasikan di 2026
Agar lebih mudah, berikut ringkasan pengaturan untuk blog publik yang baru dibuat.
| Pengaturan | Rekomendasi |
|---|---|
| Blog Language | Sesuai bahasa artikel |
| Adult Content | OFF untuk blog umum |
| Visible to Search Engines | ON |
| Reader Access | Public |
| HTTPS Redirect | ON jika tersedia |
| Max Posts on Main Page | Mulai dari 8 |
| Comment Location | Embedded jika digunakan |
| Who Can Comment | Google Accounts |
| Comment Moderation | Always untuk moderasi awal |
| Time Zone | Sesuai wilayah |
| Enable Search Description | ON |
| Custom robots.txt | OFF untuk pemula |
| Custom Robots Header Tags | OFF untuk pemula |
| Custom ads.txt | Sesuai penyedia iklan |
| Allow Blog Feed | Sesuai kebutuhan template |
| Use Blogger Draft | OFF untuk penggunaan biasa |
Tabel tersebut merupakan rekomendasi awal, bukan aturan mutlak untuk semua blog. Jika template atau kebutuhan website berbeda, beberapa pengaturan juga perlu disesuaikan.
18. Apa yang Harus Dilakukan Setelah Setting Blogger Selesai?
Setelah pengaturan dasar selesai, masih ada beberapa pekerjaan penting sebelum blog benar-benar siap dikembangkan.
- Pilih template yang responsif, mudah digunakan, dan memiliki struktur kode yang baik.
- Lengkapi halaman penting seperti About, Contact, dan Privacy Policy sesuai kebutuhan website.
- Susun kategori atau label agar artikel lebih mudah ditemukan pembaca.
- Buat konten original yang bermanfaat dan sesuai dengan fokus blog.
- Periksa tampilan blog melalui desktop dan perangkat mobile.
- Hubungkan blog dengan Google Search Console dan pantau status pengindeksannya.
- Optimalkan gambar, navigasi, serta kecepatan halaman tanpa mengorbankan kenyamanan membaca.
Jika suatu saat ingin menggunakan Google AdSense, fokuslah terlebih dahulu pada kualitas konten, pengalaman pengguna, kepatuhan kebijakan, serta kelengkapan informasi website. Tidak ada satu kombinasi Settings Blogger yang secara otomatis menjamin persetujuan AdSense.
Penutup
Membuat blog melalui Blogger memang mudah, tetapi membangun website yang nyaman digunakan dan siap berkembang membutuhkan sedikit perhatian terhadap pengaturan dasarnya. Mulai dari identitas blog, privasi, HTTPS, komentar, hingga pengaturan SEO, setiap bagian memiliki fungsi yang berbeda.
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah menyalin seluruh konfigurasi dari tutorial lama tanpa memahami alasan di baliknya, terutama pada bagian robots.txt, meta tags, dan feed. Padahal, setting Blogger yang benar bukan berarti mengaktifkan semua fitur atau menambahkan sebanyak mungkin kode, melainkan menggunakan pengaturan yang memang sesuai dengan kebutuhan blog.
Melalui FajriLab, saya ingin membantu pengguna Blogger memahami dasar-dasar tersebut agar mereka tidak sekadar mengikuti tutorial, tetapi juga mengetahui fungsi dari setiap pengaturan yang digunakan. Semoga panduan setting Blogger 2026 ini dapat membantu kamu memulai blog dengan lebih percaya diri dan membangun fondasi website yang baik sejak awal.
Selamat berkarya dan selamat datang di dunia Blogger!